Profil Pakar Pelet Asmara Mas Joko Asmoro Atau Ustadz Mulana.
Mas Joko Asmoro Adalah Salah Seorang Konsultan Spiritual muda yang low profile, Sang Pakar Pelet Ini Memiliki Nama Asli Joko Mulyono, Di Dalam Pergaulan Sehari hari beliau Sering kali di Di sapa dengan Panggilan Mas Joko Asmoro, Kerena Di tengah Tengah Masyarakat Beliau Terkenal Sebagai Seorang Pakar Asmara, yang kerap kali Membantu Menuntaskan Permasalahan Seputar Percintaan, Beliau juga sebagai salah seorang pimpinan Sanggar Metafisika Modern Nur Insani Yang Berkantor Pusat Di Jakarta Timur – Indonesia.
Sementara Dalam hal pendidikan formal, Sang Pakar Pelet Asmara Mas Joko Asmoro adalah Sarjana Psikologi (S.Psi) dari salah satu Universitas Swasta di Jakarta Timur. Namun kecintaannya pada ilmu spiritual dan ilmu kebatinan, membuatnya lebih mendalami ilmu yang bersifat sufi atau tasawuf dan metafisika.
Mas Joko Asmoro Semenjak SMP Sudah Menggali beberapa Ilmu Hikmah Dari Satu Pesantren Ke Pondok Pesntren Lainnya, Darah Spritualis Mengalir Dari Gurunya. Buya Khadimul Ummah Serang Banten. Buya Khadimul Ummah yang merupakan Salah Seorang Ulama Besar Dan di kenal sebagai salah seorang ahli supranatural yang cukup dikenal masyarakat Serang Banten. Sebelum wafat, Buya Khadimul Ummah mewariskan ilmu-ilmu rahasianya kepada Mas Joko Asmoro karena dianggap paling berbakat dibandingkan Dengan Murid Murid yang lain.
Bakat Mas Joko Asmoro dalam bidang spiritual dan intuisinya sudah terlihat sejak usia belia, sehingga tidak jarang Mas Joko Asmoro menjadi tempat bertanya dan konsultasi berbagai masalah kehidupan oleh tetangga, saudara serta teman-temannya yang sedang punya masalah.
Sudah banyak orang dengan berbagai masalah kehidupan baik persoalan ekonomi, sosial, kesehatan, karier, jodoh, rumah tangga, kasus hukum, kenakalan anak, percintaan, keselamatan dan lain sebagainya dibantu oleh Mas Joko Asmoro dengan solusi spiritual-nya yang unik dan terbukti mujarab.
Sudah ribuan orang terbantu dengan berbagai cara atau lelaku riyadhoh dan usaha yang dibimbing oleh Mas Joko Asmoro. Waktu kecil, Mas Joko Asmoro tidak tahu bagaimana proses datangnya solusi kepadanya. Setiap ada orang yang berkonsultasi kepadanya, tiba-tiba terlintas dalam pikirannya suatu solusi yang tepat. Solusi yang muncul bisa bermacam-macam, misalnya berupa amalan doa, cara bersikap, cara menangani suatu persoalan, atau bisa juga berupa benda bertuah yang memiliki manfaat khasiat yang cocok.
Dan untuk benda bertuah sendiri, ada yang berupa azimat, rajah, barang asmak (barang yang diisi energi), atau benda atau pusaka yang berasal alam ghaib. Karena selain ahli dalam mengisi benda bertuah, Mas Joko Asmoro juga dikenal bisa menarik benda / pusaka dari alam supranatural.
Pada usia remaja, ketika teman-teman beliau lebih suka bermain dan berhura-hura, Mas Joko Asmoro justru memanfaatkan waktunya untuk mempelajari lebih dalam ilmu spiritual dari berbagai aliran, termasuk aliran Ilmu Hikmah yang mengkaji rahasia huruf dan ayat, Ilmu Kejawen yang memanfaatkan khodam atau perewangan, dan Ilmu Metafisika Modern yang menggunakan kekuatan pikiran, berbagai aliran pencak silat, dan aliran tenaga dalam, serta ilmu supranatural lainnya.
Mas Joko Asmoro mengaku, ia sangat menyukai dunia spiritual atau Ilmu Hikmah sehingga waktu luangnya banyak digunakan untuk mengasah kemampuan spiritual dan mengkaji ilmu supranatural. Dan sebagai wadah aktivitasnya dalam dunia supranatural, Mas Joko Asmoro membentuk Sanggar Metafisika Modern Nur Insani di Jakarta Timur. Sanggar Metafisika Modern Nur Insani merupakan sebuah Sanggar yang mengkaji fenomena-fenomena Supranatural, baik dari sudut pandang pembuktian ilmiah maupun dari sudut pandang teori filosofis. Lembaga ini sekaligus menjadi wadah bagi Mas Joko Asmoro dan rekan-rekannya dalam menjalankan pelayanan spiritual kepada masyarakat dalam membantu segala aspek persoalan kehidupan.
Ketika ditanya mengapa memilih menjadi Konsultan Spiritual,Mas Joko Asmoro menjawab: “Saya hanya menjalankan peran yang diberikan oleh Allah. Setiap manusia itu kan menjalankan peranannya sesuai kemampuan dan keahlian masing-masing. Ada yang berperan sebagai arsitek, dokter, pengacara, pedagang, pengusaha, karyawan dan sebagainya. Saya merasa dititipi keahlian spiritual oleh Allah, maka saya merasa terlalu egois apabila saya simpan pengetahuan saya sendiri. Makanya saya memberikan pelayanan untuk untuk membantu masyarakat luas.
Mas Joko Asmoro juga menjelaskan, apapun peran kita di dunia, selama itu baik dan berguna untuk banyak orang, maka terimalah peran itu sebagai jalan amal ibadah. Seorang dokter bisa beribadah dengan membantu pasien, pedagang bisa beribadah dengan jual-beli yang jujur, pengacara bisa beribadah dengan menegakkan keadilan dan seterusnya. Sedangkan Mas Joko Asmoro sendiri beribadah dengan memberikan layanan spiritual kepada orang-orang yang membutuhkannya. Baik secara langsung bertemu dengan Mas Joko Asmoro atau ataupun jarak jauh melalui media email, surat dan telepon.
Kalaupun ada mahar atau biaya yang perlu dikeluarkan, itu merupakan konsekwensi hidup di dunia yang mana kita membutuhkan biaya untuk menopang kehidupan di dunia ini. Dan semuanya itu tentu juga atas niat dan keikhlasan hati dalam meminta ridho Allah SWT supaya kita semua di beri keberkahan hidup dengan adanya timbal balik dalam kebaikan.